ANTRAX

Apa itu Antrax ?

Penyakit antrax digolongkan penyakit hewan yang dapat menular pada manusia.

Penyebab Dan Penyebaran Anthrax

Anthrax disebabkan oleh bakteri yang dapat menyerang limpa.

Cara penyebaran Anthrax ke manusia dan hewan melalui 3 ( tiga )cara :

  1. Melalui mulut karena memakan daging dari penderita anthrax atau bahan makanan lainnya yang tercemar anthrax (sayuran, rumputan, minuman, dll).

  2. Melalui jalan pernapasan, terjadi di industri kerajinan dengan bahan dasar asal hewan misalnya wol, kulit, tulang dll yang mengandung spora.

  3. Melalui luka – luka dikulit, sering terjadi dipertanian/perternakan, karena luka dipotongan hewan. Binatang korban : sapi, kerbau, kuda, kambing, domba, babi dan bisa juga kucing, anjing, musang yang memakan daging asal korban anthrax.

Gejala Dan Tanda – tanda

Gejala dan tanda yang ditemukan bervariasi menurut organ yang terinfeksi basil yaitu :

  1. Anthrax kulit : bengkak kulit berisi cairan seperti jelly menjadi papule (dalam waktu 12 – 36 jam setelah terinfeksi) berkembang cepat menjadi vesikel yang kemudian bernanah yang akhirnya menjadi borok.

  2. Anthrax usus yang lewat makanan dan minuman yang tercemar spora. Basil menyebar ke dalam selaput usus dan masuk ke dalam sistem getah bening.

  3. Anthrax pernapasan melalui alat pernapasan karena bahan industri/kerajinan yang mengandung spora basil anthrax. Menyebabkan demam tinggi dan nyeri bagian dada, bila tidak segera ditanggulangi maka dapat menyebabkan perdarahan.

  4. Anthrax saraf melalui susunan saraf pusat yang sebelumnya telah mengalami septikemia/hipertoksik.

Pencegahan

Aspek Peraturan Dan Perundangan

  1. Hewan yang terinfeksi anthrax diasingkan/diisolasi.

  2. Hewan anthrax tidak boleh disembelih

  3. Hewan yang sakit tidak boleh meninggalkan halaman pengasingan, hewan lain tidak boleh keluar masuk.

  4. Dipasang papan nama dilokasi ada anthrax.

  5. Bangkai hewan mati anthrax harus dibakar atau dikubur dalam – dalam.

Aspek Kesehatan Masyarakat

Perlu diwaspadai :

    1. Kalau ada tawaran daging murah, jangan dibeli, mungkin sekali daging tersebut berasal dari tempat pemotongan gelap yang tidak terjamin.

    2. Daging hewan penderita anthrax berwarna merah tua agak berbau amis dan busuk, mengalir darah kental merah tua (seperti kecap) atau kehitaman yang sulit beku.

    3. Masyarakat agar membeli daging dari rumah pemotongan hewan yang mempunyai izin operasi dan ditandai dengan stempel/cap pada daging. Seyogyanya juga membeli daging dari pasar swalayan atau kios – kios daging yang memiliki izin, bersih dan hygiene.

    4. Cucilah sampai bersih (sayuran dan buah – buahan), bila meamasak daging masaklah sampai matang, supaya spora atau basilnya mati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: