KESEJATIANKU

Kesejatianku

Diterik matahari yang meraja

Memantul mebakar tulang terbalut keriput

Yang sebentar lagi kan berakhir

Meski buram pada senja

Pengantar tidurku malam itu

Terbayang jelas hitam lembar jejak yang kutinggalkan

Mendendam kecerobohan kisah kemarin

Menguak satu demi satu gelapku

Seakan ingin mengantarku

Pada titik kejenuhan hidup

Seakan ingin akhiri semua

Sembari menghirup napas lega

Kerinduanku pada kisah lama

Pengantarku esok kejalan lain

Menemukan sebuah identitas baru

Tanpa harus tergeletak tak berdaya

Seperti yang sudah sudah

Aku tak ingin seperti ini

Aku benci cara ini

Tapi pun kutak ingin lari

karena pecundang tak ingin kulabelkan

Pada diri esok hari

Meski hingga hari ini kawan…

Aku kembali terseok karena terjatuh dilubang

Yang pernah menantang kesabaranku

Hingga hari ini kuyakin

Amuk badai akan lebih ganas

Menghantam menghujam

Bentang ketegaran yang pernah aku rajut

Disela kesendirian dan kerapuhan

Aku mungkin akan kalah tapi pun kuberani bertaruh

Jika selagi diri masih disini

Takkan kuteteskan air mata pengecut

Seperti yang pernah mereka bahasakan

Menertawakan gigihku yang kutekadkan

Mempersalahkan jiwaku yang robek

Tertikam persahabatan tak sejati

Tapi ini aku yang tak akan mundur oleh gertakmu

Ini kesejatianku

Jika berpantang redup sebelum terpenggal mati

Lebih kuhargai diri

Harus berakhir melawan daripada

Diam sebagai pecundang

3 Tanggapan

  1. ….Tidak usah kita mencari
    Kemana dan dimana kesalahan
    Yang terpenting sekarang why out….

  2. Wouw bagus sekali puisi nya.
    saya tunggu puisi berikut nya

  3. terkadang sifat manusia gk jauh beda dengan semut.
    disaat manis dia datang disaat pahit dia pergi. wkwkwkwkwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: