Posted on April 16, 2008 by harnawatiaj
TERAPI CAIRAN INTRAVENA (KRISTALOID) PADA SYOK HIPOVOLEMIK
DEFINISI DAN PENYEBAB SYOK
Syok adalah suatu sindrom klinis akibat kegagalan akut fungsi sirkulasi yang menyebabkan ketidakcukupan perfusi jaringan dan oksigenasi jaringan, dengan akibat gangguan mekanisme homeostasis. Berdasarkan penelitian Moyer dan Mc Clelland tentang fisiologi keadaan syok dan homeostasis, syok adalah keadaan tidak cukupnya pengiriman oksigen ke jaringan. Syok merupakan [...]
DIarsipkan di bawah: 7. KDM ZONE | 4 Komentar »
Posted on Maret 20, 2008 by harnawatiaj
A. Persiapan
Persiapan Alat
1.Meja mandi.
2.Handuk Mandi.
3.Popok/handuk bersih untuk alas mandi.
4.Waslap sekurang-kurangnya dua.
5.Sabun mandi dalam tempatnya
6.kapas lembab yang telah diseduh dengan air panas
7.Kapas kering dalam tempatnya
8.Minyak bayi
9.ember terrurup untuk pakaian kotor
10.Tempat sampah tertutupPerlengkapan pakaian anak (baju popok,gurita dan lain-lain)
11.Dua buah baskom berisi air hangat.
2. Persiapan perawat
1.Masker
2.Celemek.
3. Persiapan pasien atau ibu
Melakukan [...]
DIarsipkan di bawah: 7. KDM ZONE | Leave a Comment »
Posted on Maret 16, 2008 by harnawatiaj
1.Persiapan pemberian obat melalui IV, IM, Sub kutan, dan intra kutan :
A.Persiapan pemberian obat melalui intravena (IV)
Spoit dan jarum steril dalam tempatnya
Obat-obatan yang diperlukan
Nirbekken / bengkok
Kapas aseptik
Bak spoit steril
Turnikel
Tempat untuk menampung kotoran
Perlak dan alasnya
Gunting
Plester
Baskom berisi larutan desinfektan untuk mencuci tangan
Handuk dan handscoen
B.Persiapan pemberian obat melalui intramuskuler (IM)
Spoit (ukuran beragam sesuai dengan volume obat yang akan [...]
DIarsipkan di bawah: 7. KDM ZONE | 9 Komentar »
Posted on Maret 14, 2008 by harnawatiaj
KONSEP DASAR PEMENUHAN KEBUTUHAN ELIMINASI FECAL
Anatomi Fisiologi Saluran Pencernaan
Secara normal, makanan & cairan masuk kedalam mulut, dikunyah (jika padat) didorong ke faring oleh lidah dan ditelan dengan adanya refleks otomatis, dari esofagus kedalam lambung. Pencernaan berawal dimulut dan berakhir diusus kecil walaupun cairan akan melanjutkannya sampai direabsorpsi di kolon.
Anatomi fisiologi saluran pencernaan terdiri dari :
1. Mulut
Gigi [...]
DIarsipkan di bawah: 7. KDM ZONE | 5 Komentar »
Posted on Maret 9, 2008 by harnawatiaj
1. Berat Badan
BB klien = 7,1 kg
BB normal untuk usia klien (9 bulan)adalah : Umur (bulan) + 9 = 18/2
2
= 9 kg
Persentase BB klien = 7,1 x 100%
9
= 79 % (Malnutrisi ringan) (75 – 90 % Grade I).
2. Tinggi Badan
TB = 70,5 cm
TB normal (0 – [...]
DIarsipkan di bawah: 7. KDM ZONE | 1 Komentar »
Posted on Maret 9, 2008 by harnawatiaj
Dengan IMT akan diketahui apakah berat badan seseorang dinyatakan normal, kurus atau gemuk. Penggunaan IMT hanya untuk orang dewasa berumur > 18 tahun dan tidak dapat diterapkan pada bayi, anak, remaja, ibu hamil, dan olahragawan.
Untuk mengetahui nilai IMT ini, dapat dihitung dengan rumus berikut:
Berat Badan (Kg)
IMT = ——————————————————-
Tinggi Badan (m) X Tinggi Badan (m)
Batas ambang [...]
DIarsipkan di bawah: 7. KDM ZONE | Leave a Comment »
Posted on Maret 9, 2008 by harnawatiaj
MASALAH PADA SYSTEM DIGESTIVE
System digestive terdiri dari :
Organ utama (tract. Gasytrointestinal)
Organ asesori (kel. Saliva, hepar, pancreas, kandung empedu)
Berfungsi :
Menyediakan nutrien untuk dikirimkan ke sel melalui proses : ingesti, digesti, absorpsi.
Eliminasi makanan yang tidaj dapat dicerna.
Berdasarkan area —- diklasifikasikan :
1.Masalah usofagus
2.Masalah gaster
3.Masalah usus halus
4.Masalah kolon
5.Masalah organ asesori.
Masalah usofagus :
1.Kegagalan menelan
Menelan : dikoordinasikan oleh plexus auerbach —- [...]
DIarsipkan di bawah: 7. KDM ZONE | Leave a Comment »
Posted on Maret 9, 2008 by harnawatiaj
: 40–50 ml/kgbb/hari
Koreksi elektrolit
HCO3- : n = 22 – 28 meq/l Stand. 25
Jika menurun : koreksi dg (HCO3- n [...]
DIarsipkan di bawah: 7. KDM ZONE | Leave a Comment »
Posted on Maret 9, 2008 by harnawatiaj
KESEIMBANGAN ASAM BASA
Aktivitas cell “optimal ” jika ph cairan extracell : 7,35 – 7,45.
Perubahan ph —- peningkatan / penurunan —- aktivitas cell terganggu
Diperlukan regulasi
Mekanisme regulasi :
Dilution
Buffer
Kompensasi
Sytem buffer dalam tubuh :
Karbonat
Phospat
Protein
Hemoglobin
Mekanisme kompensasi :
System pernafasan
Renal system
KETIDAK SEIMBANGAN ASAM BASA
Normal —- pH extracell 7,35 – 7,45 dengan ratio H2CO3 : NaHCO3- adalah 1 : 20
Ph meningkat [...]
DIarsipkan di bawah: 7. KDM ZONE | Leave a Comment »
Posted on Maret 9, 2008 by harnawatiaj
KEBUTUHAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT
A.Proporsi cairan tubuh
BBL : 80 % bb
Anak : 70 % bb
Dewasa : 60 % bb
Usila : 40 –45 % bb
B.Distribusi cairan tubuh
Intra sel : 40 %
Extracell : interstitial [...]
DIarsipkan di bawah: 7. KDM ZONE | 3 Komentar »
Posted on Maret 9, 2008 by harnawatiaj
OXYGENASI
O2 diperlukan untuk pembentukan energi yang digunakan untuk aktivitas sel.
Tanpa O2 —- energi didapat melalui glikolisis anaerob.
C6H12O6 (GLUKOSA)
ATP
ADP
G. 6 PHOSPHAT
FRUKTOSA 6 PHOSPAT
GLYCERALDEHID 3P (2)
2Pi
2NAD
3 PHOSPHOGLYCEROL P (2)
2 PHOSPHOGLYCERAT (2)
2 NADH+ 2H
PHOSPHOENOL PYRUVAT (2)
2ADP
2 ATP
PYRUVAT (2)
2 NAD
2 LAKTAT
O2 —- SEL MELALUI 3 TAHAP
1.Ventilasi paru
O2 atm —- alveoli
CO2 alveoli —- atm
Faktor yang mempengaruhi:
Tekanan [...]
DIarsipkan di bawah: 7. KDM ZONE | 1 Komentar »