Posted on Februari 21, 2008 by harnawatiaj
A.Defenisi Konsep Diri
Umum
Konsep diri adalah semua ide, pikiran, perasaan, kepercayaann dan pendirian yang di ketahui individu tentang dirinya dan mempengaruhi, dalam lembaga dengan orang lain.
Menurut Stuart and Sundeen (1991)
Konsep diri adalah semua ide, pikiran, kepercayaan dan pendirian yang di ketahui individu tentang dirinya dan mempengaruhi individu dalam berhubungan dengan orang lain. Termasuk persepsi individu akan [...]
DIarsipkan di bawah: 9. PSIKIATRI ZONE | 4 Komentar »
Posted on Februari 21, 2008 by harnawatiaj
A.Pengertian
Skizofrenia adalah gangguan yang umumnya ditandai oleh distorsi pikran dan persepsi yang mendasar dan khas, dan oleh afek yang tidak wajar atau tumpul. ( 3 : 105 )
Menurut Emi Kraeplin skizofrenia terjadi karena kemunduran intelegensi sebelum waktunya sehingga disebut dimensia prekoks/muda. ( 1 : 685 )
Skizofrenia adalah suatu sindrom klinis yang dinyatakan dengan kelainan dalam [...]
DIarsipkan di bawah: 9. PSIKIATRI ZONE | 4 Komentar »
Posted on Februari 21, 2008 by harnawatiaj
A.Batasan Usia Lanjut
Ada dua terminologi mengenai usia lanjut yaitu yang berdasarakan usia kronologi dan usia biologik. Terminologi biologik sebenarnya yang lebih bernakna dalam penanganan masalah usia lanjut. Secara kronologik perjalanan hidup manusia terdiri dari beberapa masa yaitu :
Masa bayi (0 – 1 tahun)
Pra sekolah (6 – 10 tahun)
Masa puberitas (10 – 20 tahun)
Dewasa muda (20 [...]
DIarsipkan di bawah: 4. GERONTOLOGY ZONE | Leave a Comment »
Posted on Februari 21, 2008 by harnawatiaj
A.Glaukoma.
Glaukoma adalah suatu gejala dari kumpulan penyakit yang menyebabkan suatu resultan yakni meningginya tekanan intra okuler yang cukup untuk menyebabkan degenerasi optic disk atau kelainan dalam lapangan pandang.
B.Etiologi.
a.Keturunan dalam keluarga.
b.Diabetes mellitus.
c.Arteriosklerosis
d.Pemakaian kortikosteroid dalam waktu yang lama.
e.Myopia tinggi dan progresif.
C.Klasifikasi Glaukoma.
Vaughan (1919) membuat klasifikasi glaukoma sebagai berikut :
1.Glaukoma primer
Glaukoma primer sudut terbuka (simple glaucoma) adalah yang [...]
DIarsipkan di bawah: 9. MATA & THT ZONE | 1 Komentar »
Posted on Februari 21, 2008 by harnawatiaj
A. PENGERTIAN
Katarak merupakan keadaan dimana terjadi kekeruhan pada serabut atau bahan lensa di dalam kapsul mata. Katarak adalah suatu keadaan patologik lensa dimana lensa menjadi keruh akibat hidrasi cairan lensa, atau denaturasi protein lensa. Kekeruhan ini terjadi akibat gangguan metabolisme normal lensa yang dapat timbul pada berbagai usia tertentu. Katarak dapat terjadi pada saat perkembangan [...]
DIarsipkan di bawah: 9. MATA & THT ZONE | 7 Komentar »
Posted on Februari 21, 2008 by harnawatiaj
A.PENGERTIAN
Ulkus peptikum merupakan keadaan di mana kontinuitas mukosa lambung terputus dan meluas sampai di bawah epitel. Kerusakan mukosa yang tidak meluas sampai ke bawah epitel disebut erosi, walaupun seringkali dianggap juga sebagai tukak.(misalnya tukak karena stress). Tukak kronik berbeda denga tukak akut, karena memiliki jaringan parut pada dasar tukak. Menurut definisi, tukak peptik dapat ditemukan [...]
DIarsipkan di bawah: 9. DIGESTIVE ZONE | 4 Komentar »
Posted on Februari 21, 2008 by harnawatiaj
Hernia atau usus turun adalah penonjolan abnormal suatu organ/ sebagian dari organ melalui lubang pada struktur disekitarnya. Hernia inguinalis adalah penonjolan hernia yang terjadi pada kanalis inguinal ( lipat paha ) Operasi hernia adalah tindakan pembedahan yang dilakukan untuk mengembalikan isi hernia pada posisi semula dan menutup cincin hernia. Gejala Hernia Inguinalis
Seseorang yang mengalami hernia [...]
DIarsipkan di bawah: 9. DIGESTIVE ZONE | 4 Komentar »
Posted on Februari 21, 2008 by harnawatiaj
A.KONSEP DASAR
Obstruksi usus dapat didefinisikan sebagai gangguan (apapun penyebabnya) aliran normal isi usus sepanjang saluran usus. Obstruksi usus dapat akut dengan kronik, partial atau total. Obstruksi usus biasanya mengenai kolon sebagai akibat karsino ma dan perkembangannya lambat. Sebahagaian dasar dari obstruksi justru mengenai usus halus.Obstruksi total usus halus merupakan keadaan gawat yang memerlukan diagnosis dini [...]
DIarsipkan di bawah: 9. DIGESTIVE ZONE | 6 Komentar »
Posted on Februari 21, 2008 by harnawatiaj
Pengertian
Hiperplasia prostat benigna (HPB) adalah pembesaran progresif dari kelenjar prostat (secara umum pada pria lebih tua dari 50 tahun ) menyebabkan berbagai derajat obstruksi uretral dan pembatasan aliran urinarius
Etiologi
Tidak diketahui secara pasti, tapi tampaknya terdapat kaitan dengan perubahan derajat hormon yang dialami pada proses usia lanjut.
A.Patofisiologi (Lihat bagan I)
B.Manifestasi Klinik
1.Disuria
2.Nokturia
3.Hesistensi
4.Penurunan pancaran aliran kemih
5.Retensi urine dan [...]
DIarsipkan di bawah: 9. UROLOGY ZONE | 2 Komentar »
Posted on Februari 21, 2008 by harnawatiaj
A.Definisi dan Etiologi
Cedera pada otak bisa berasal dari trauma langsung atau tidak langsung pada kepala. Trauma tidak langsung disebabkan karena tingginya tahanan atau kekuatan yang merobek terkena pada kepala akibat menarik leher. Trauma langsung bila kepala langsung terluka. Semua itu berakibat terjadinya akselerasi-deselerasi dan pembentukan rongga.. trauma langsung juga menyebabkan rotasi tengkorak dan isinya. Kekuatan [...]
DIarsipkan di bawah: 9. SYARAF ZONE | Leave a Comment »
Posted on Februari 21, 2008 by harnawatiaj
Pengertian
Stroke adalah gangguan peredaran darah cerebral yang disebabkan oleh berbagai faktor dan berakibat adanya gangguan neurologis
Etiologi
Trombosis à iskemi jaringan otak serta udem dan bendungan sekitar trombus à muncul pada saat klien sedang tidur / istirahat
Emboli à dapat berupa serpihan-serpihan darah yang beku, tumor, lemak / udara
Perdarahan intracerebral à ruptur dinding pembuluh darah cerebral à [...]
DIarsipkan di bawah: 9. SYARAF ZONE | Leave a Comment »
Posted on Februari 10, 2008 by harnawatiaj
HIV/AIDS
1. Definisi
HIV
Human immunodeficiency virus adalah virus penyebab Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). HIV yang dulu disebut sebagai HTLV-III (Human T cell lympothropic virus Tipe III) atau LAV (Lymphadenopathy Virus), adalah virus sitopatik dari famili retrovirus. Hal ini menunjukkan bahwa virus [...]
DIarsipkan di bawah: 9. INTERNIS ZONE | Comments Off
Posted on Februari 10, 2008 by harnawatiaj
TUBERKULOSIS PARU-PARU
Pengertian
Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Kuman batang tanhan asam ini dapat merupakan organisme patogen maupun saprofit. Ada beberapa mikrobakteria patogen , tettapi hanya strain bovin dan human yang patogenik terhadap manusia. Basil tuberkel ini berukuran 0,3 x 2 sampai 4 μm, [...]
DIarsipkan di bawah: 9. INTERNIS ZONE | Leave a Comment »
Posted on Februari 10, 2008 by harnawatiaj
NAMA
angina
DEFINISI
angina (angina pektoris) merupakan nyeri dada sementara atau suatu perasaan tertekan, yang terjadi jika otot jantung mengalami kekurangan oksigen.
kebutuhan jantung akan oksigen ditentukan oleh beratnya kerja jantung (kecepatan dan kekuatan denyut jantung).
aktivitas fisik dan emosi menyebabkan jantung bekerja lebih berat dan karena itu menyebabkan meningkatnya kebutuhan jantung akan oksigen.
jika arteri menyempit atau tersumbat sehingga aliran [...]
DIarsipkan di bawah: 9. INTERNIS ZONE | 2 Komentar »